Jawaban Desain Grafis
SOAL
1. Jelaskan apa yang dimaksud proses dan
teknik desain grafis!
2. Jelaskan
maksud dari desain grafis sebagai konsep pemecahan masalah!
3. Jelaskan proses Desain grafis pada pembuatan
animasi!
JAWAB
Proses
dan teknik desain grafis dapat dijelaskan dalam 6 hal, yaitu secara:
a.
Konsep
Adalah hasil berupa pemikiran yang menentukan
tujuan – tujuan, kelayakan dan segment/ audience yang dituju. Konsep bisa
didapatkan dari pihak non-grafis. Antara lain : Ekonomi, Politik, Hukum, Budaya
dll. yang ingin menerjemahkan ke dalam bentuk visual. Oleh karena itu desain
grafis menjadi desain komunikasi visual karena dapat bekerja untuk membantu
pihak yang membutuhkan solusi secara visual.
b. Media
Untuk mencapai kriteria ke sasaran / segment yang dituju, diperlukan
studi kelayakan media yang cocok dan efektif untuk mencapai tujuannya. Media
berupa cetak, elektronik, luar ruang.
c. Ide / Gagasan
Untuk mencari ide yang kreatif diperlukan studi banding, literatur,
wawasan yang luas, diskusi, wawancara, dll agar design bisa efektif diterima
audience dan membangkitkan kesan tertentu yang sulit dilupakan. Kadang untuk
mendapat ide, diperlukan suatu ke’gila’an, membuat hal yang tidak mungkin
menjadi mungkin, bahkan membenturkan / membuat suatu hal yang konflik /
paradoks.
d.
Persiapan Data
Data berupa teks atau gambar terlebih dahulu harus kita pilih dan
seleksi. Apakah data itu sangat penting sehingga harus tampil atau kurang
penting sehingga bisa ditampilkan lebih kecil, samar atau dibuang sama sekali.
Data bisa berupa data Informatif atau data Estetis. Data informatif bisa berupa
foto atau teks dan judul. Data Estetis bisa berupa bingkai, background, efek
grafis garis atau bidang. Untuk desain menggunakan komputer, data 4harus dalam
formal digital / file, oleh karena itu peralatan yang diperlukan untuk merubah
data analog ke digital seperti scanner, Camera Digital akan sangat membantu.
Tugas Desaier adalah menggabungkan data informatif dan data estetis menjadi
satu kesatuan yang utuh. Tujuan desain grafis adalah untuk mengkomunikasikan
karya secara visual, oleh karena itu jangan sampai estetika mengorbankan pesan
/ informasi.
e.
Visualisasi
Faktor
yang membuat desain menjadi menarik secara visual, antara lain :
A.
Pemilihan Warna
B.
Layout
C.
Finishing
f.
Produksi
Setelah desain selesai, maka sebaiknya desain terlebih dahulu di proofing
(Print Preview Sebelum Cetak Mesin). Jika warna dan komponen grafis lain tidak
ada kesalahan, maka desain Anda siap diperbanyak.
2. Pemecahan
masalah adalah suatu proses terencana yang perlu dilaksanakan agar memperoleh
penyelesaian tertentu dari sebuah masalah yang mungkin tidak didapat dengan
segera (Saad & Ghani, 2008:120).
Ada
empat tahap pemecahan masalah yaitu;:
a. Memahami masalah
(understand the problem)
Tahap
pertama pada penyelesaian masalah adalah memahami soal. Siswa perlu
mengidentifikasi apa yang diketahui, apa saja yang ada, jumlah, hubungan dan
nilai-nilai yang terkait serta apa yang sedang mereka cari. Beberapa saran
yang dapat membantu siswa dalam memahami masalah yang kompleks:
1.
memberikan pertanyaan mengenai apa yang diketahui dan dicari,
2.
menjelaskan masalah sesuai dengan kalimat sendiri,
3.
menghubungkannya dengan masalah lain yang serupa,
4.
fokus pada bagian yang penting dari masalah tersebut,
5.
mengembangkan model, dan
6.
menggambar diagram.
b. Membuat rencana
(devise a plan)
Siswa
perlu mengidentifikasi operasi yang terlibat serta strategi yang diperlukan
untuk menyelesaikan masalah yang diberikan. Hal ini bisa dilakukan siswa dengan
cara seperti:
1
. menebak,
2
. mengembangkan sebuah model,
3
. mensketsa diagram,
4
. menyederhanakan masalah,
5
. mengidentifikasi pola,
6
. membuat tabel,
7
. eksperimen dan simulasi,
8
. bekerja terbalik,
9
. menguji semua kemungkinan,
10.
mengidentifikasi sub-tujuan,
11.
membuat analogi, dan
12.
mengurutkan data/informasi.
c. Melaksanakan
rencana (carry out the plan)
Apa
yang diterapkan jelaslah tergantung pada apa yang telah direncanakan sebelumnya
dan juga termasuk hal-hal berikut:
1.
mengartikan informasi yang diberikan ke dalam bentuk matematika; dan
2.
melaksanakan strategi selama proses dan perhitungan yang berlangsung. Secara
umum pada tahap ini siswa perlu mempertahankan rencana yang sudah dipilih. Jika
semisal rencana tersebut tidak bisa terlaksana, maka siswa dapat memilih cara
atau rencana lain.
d. Melihat kembali
(looking back)
Aspek-aspek berikut perlu diperhatikan ketika mengecek kembali langkah-langkah
yang sebelumnya terlibat dalam menyelesaikan masalah, yaitu:
1. mengecek kembali semua informasi yang penting yang telah teridentifikasi;
2. mengecek semua perhitungan yang sudah terlibat;
3. mempertimbangkan apakah solusinya logis;
4. melihat alternatif penyelesaian yang lain; dan
5. membaca pertanyaan kembali dan bertanya kepada diri sendiri apakah
pertanyaannya sudah benar-benar terjawab.
3. Desain
grafis pada pembuatan animasi terdiri dari beberapa proses, yaitu :
· Storyboard
Dalam
storyboard, seorang animator membuat alur cerita dari awal sampai penting.
Pembuatan storyboard sangatlah penting untuk proses selanjutnya ketika produksi,
apalagi jika pembuatan animasi dilakukan secara berkelompok. Pembuatan
storyboard selain mengenai alur cerita, tapi juga mengenai ekspresi ketika
beradegan, komunikasi dalam bentuk apapun, dan juga detil-detil lain yang
bersifat menjelaskan jalannya cerita. Storyboard yang bagus akan berpengaruh
pada efektifitas pembuatan animasi secara keseluruhan, penting!
· Desain
karakter
Setelah
alur cerita sudah dibuat, karakter yang bermain di dalamnya harus mulai dibuat.
Seperti disebutkan diatas, ekspresi menjadi penting bagi sebuah karakter.
Seringkali animator melakukan pengambilan gambar dengan video untuk melihat
refeerensi ekspresi. Tipsnya adalah, pastikan setiap ekspresi atau sikap dapat
tergambar jelas, antara kalian ambil gambarnya sendiri atau mencari referensi
ekspresi atau kegiatan serupa melalui Youtube.
· Masa
Produksi
Dalam
masa produksi, banyak yang perlu dilakukan. Yang pertama adalah membuat frame
kunci dan in between. Frame kunci (keyframe) adalah gambar sketch yang
berisikan gambaran besar suatu cerita, sedangkan in between adalah
penyempurnaan gambar keyframe dengan menambahkan gerakan objek dalam cerita
tersebut. Setelah gambar sudah jadi di komputer, maka proses selanjutnya adalah
melakukan pewarnaan pada objek-objek dalam setiap frame.
· Editing
dan finishing
Tahap
terakhir, dilakukan tahap seperti menggabungkan frame-frame yang sudah dibuat,
lalu memberikan suara (jika diperlukan) dan melakukan editing pada video yang
sudah jadi. Penyesuaian dalam video editing yang diperhatikan seperti durasi,
dubbing, transisi antar frame, dan lain-lainnya.
wih keren banget kak
BalasHapus